• 30

    Apr

    Seorang Jomblo dan Catatan Rindunya yang Berantakan

    Seorang Jomblo dan Catatan Rindunya yang Berantakan 1. Tak ada yang bisa benar-benar pergi dariku, kamu juga. Ingatan akan mengembalikanmu pada ketulusan dan ketabahan rinduku, selalu. Kamu tahu itu, Sayang. 2. Waktu kamu sudahi hangat kebersamaan kita berminggu lampau lewat perih selamat tinggal, aku selalu berusaha melahirkan dan menghidupkan harapan, kendati itu semu. 3. Yang terindah dari malam Minggu, Sayang, adalah kesendirian. Padanya, kamu lebih dari sekadar bayang, lebih dari sekadar lama. 4. Dan, kamu tak kunjung pulang. Padahal hari dan hati makin berantakan. Aih! Bogor, 2012
-

Author

Follow Me