• 28

    Nov

    Hujan, Tuhan, dan Gumam-gumam Tak Beraturan

    1. Hujan yang kaurindukan adalah keheningan yang kutakutkan. Padanya, duka seringkali mengeram lebih lama. Hanya hujan, yang tumpah sesekali, mempertemukan aku dengan bayangmu, di senyap ingatan. Di luar, hujan mulai reda. Di hatiku, rindu menggerimis. 2. Aku menyukai rindu, karena ia bisa kapan saja, melesapkan kamu ke jantung anganku. Seperti burung, rinduku tak pernah murung, selalu tahu cara berbahagia, setiap senja tiba. Seperti dugaanmu, rindu adalah gerimis yang melebat tiba-tiba, sebelum akhirnya ia pulas di pipiku. Rinduku linang sepi, benciku lengang pinta. Tumbuh-tegang di hatiku, sama-sama menginginkan kehadiranmu. Sungguh, aku memilih rindu,padanya luka dan cinta menyatu. 3. Kita sepakat meninggalkan masa silam, tapi kita suka diam-diam mengunjunginya. Lewat hujan, lew
-

Author

Follow Me