• 12

    Jan

    Gus Dur, Pak Hoegeng, dan Polisi Tidur

    Suatu ketika Gus Dur berkelakar. Hanya tiga polisi yang jujur, yakni patung polisi, polisi tidur, dan Pak Hoegeng, katanya. Ini bukan sekadar kelakar, bukan juga sindiran samar soal kinerja kepolisian yang memprihatinkan. Ini adalah ajakan agar kepolisian berlapang dada menerima kritikan dan segera berkemas membenahi institusi. Atau, ya, semacam alegori agar para polisi menyadari bahwa tugas mengayomi dan melindungi itu bukan perkara mudah. Itulah musabab mengapa tagar #matahukum saya lansir lewat akun twitter. Sebagai tombak terdepan, anggota kepolisian diharapkan menjadi perintis terciptanya rasa adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Artinya, polisilah yang harus berdiri paling depan dalam upaya menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kata seluruh di sini berarti tanp
-

Author

Follow Me